TEORI PEMIMPIN DAN
KEPEMIMPINAN
Pemimpin
selalu menggunakan kemampuan berfikir untuk memengaruhi, menggerakkan/
mengarahkan, dan memberikan motivasi kerja pada seseorang atau sekelompok orang
untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi
dan kondisi tertentu.
Maka
kualitas kepemimpinan pun dapat dilihat dari segi kemampuan menciptakan
hubungan dengan atasan dan bawahan, serta hubungan denga dipimpin. Memimpin
yang terlalu focus pada wewenag fromalnya, berpotensi dalam peningkatan
kemapuan yang memimpin mewujudkan mencapai tujuan organisasi perubahan yang
segnifikan Bempagunan, Pelayanan, Pemberdayaan, serta masyarakan mulai Kesejahtera
yang merata.
Menurut
Budi Supriyatno,
Pemimpin merupakan suatu kegiatan dalam rangka mempengaruhi
orang lain untuk berusaha mencapai tujuan kelompok secara sukarelah[1]
Menurut
Budi Supriyatno Mengatakan:
Pemimpin merupakan suatu proses kegiatan dengan
menggunakan kemampuan pikiran dalam
rangka memengaruhi orang lain untuk selalu berusaha mencapai tujuan kelompok
yang telah ditentukan.
Menurut Gerald L.
mcmanis, mengatakan:
para pemimpin harus persedia melampui
kebiasaan rutin dan wilayah yang nyaman, mereka terus bertanya dan melemparkan
tantangan untuk membantu agar organisasinya tetap penting dan hidup.
David neidert menyatakan
Pemimpin itu harusberusaha untuk tidak hanya
keahlian melaikan juga serangkaian nilai
yang menggerakkan semua biak yang berkepetingan menuju keutamaan,
pemimpin itu penting sebagai orang yang mencari tujuan untuk membangun haru
agar terikat dengan pekerjaan.
Perbedaan
pemimpin dan manajer
- Pemimpin adalah harus mampu mengatasi situasi yang tidak kundusif, pengolakan, ketidakpastian, yang kadang menantang dan menyulitkan, bahkan membahayakan bangsa dan negara jika dibiarkan. perbedaan pemimpin adalah:
1.Memiliki
sasaran dan tujuan 2. Tepat waktu, 3. Misi dan visi yang jelas, 4. Hasil yang
efektif, 5. Memfokuskan hal yang penting, 6. Inovasi, 7. Mengembangkan, 8.
Menginspirasi kepercayaan, 9. Memiliki padangan jangka pajang, 10. panjang, 11. Pertanya apa dan mengapa, 12. Memandang
kecakrawala, 13.menantangnya dirinya sendiri melakukan hal yang benar.
- Menajer adalah memiliki kecepatan dan sturuktur yang mempunyai wewenang lini (line authority) yang hanya berhak dan bertanggungjawab langsungmerealisasi tujuan organisasi perusahan. Perbedaan menajer adalah
1.memiliki kecepatan
2.Sturuktur dan system serta hasil, 3.Hasil yang menguntungkan, 4. Memokuskan
pada efesien, 5. mengatur, 6. Mempertahankan, 7. mengandalkan, 8. Padangan jangka
pendek, 9. Pertanya bagimana dan kapan, 10. Memandang kebawah, 11. Menerima
situasi quo, 12. Prajurit sejati, dan 13. Melakukan hal yang menguntungkan.
b.
Teori kepemimpinan
Kepemimpinan
memiliki pengertian arti sangat luas, termaksud kesadaran sebagai seorang
pemimipin yang dipelihatkan melalui kemampuan atau kompetesinya untuk
menjadikan diri sebagai telandan serta mampu motivasi orang lain serta bahawan
nya agar tergerak mencapai sasaran yang lebih tinggi berdasarkan nilai-nilai
moral serta seperti intgritas. Bkonsistensi, frovesional dan mampu
berkomunikasi csecara efektif dan efesien.
John W. Humhrey,
Mengatakan:
Kepemimpinan
merupakan suatu organisasi yang banyakorganisasi sadar mereka mengadalkan
kepemimpinan peribadi dari masing-masing individu pada setiap
ikatan jika mereka ingin mengelola perubahan secara efektif dan mempertahankan
keunggulan kompetitif.
Menurut Stoner
Dalam Buku:
Kepemimpinan adalah suatu proses pengarahan dan
pemberian pengaruh pada kegiatang dari
sekelompok anggota yang saling perhubungan tugas dan fungsinya.
Menurut
Budi Supriyatno mengatakan:
Kepemimpinan Yang Baik Adalah pemimpin yang mampu
bertahan dalam menjalankan
kepemimpinannya secara konsisten, meski tidak kepastian, bahkan dia juga
dapat meningkatkan profesionalisme bawahannya dalam melayani pelanggan atau
warga negara secara efektif dan efesien serta berkembang seiring perubahan
waktu.
Horst
Shultze dan Kevin Dimond, mereka
mengatakan:
inti kepemimpinan adalah terus menerus focus terhadap visi. Dalam serangkaian program perbaikan yang berat,
para pemimpin yang memusatkan diri pada visi dapat bertahan hari-hari yang
sulit.
Menurut
Budi Supriyatno,
kepemimpinan merupakan seni mengendalikan organisasi secara serdik,
pandai, berpengalaman, peka, proaktif, selalu dekat dengan yang dipimpin, menjadi visioner, berperan
sebagai jujur bicara organisasi, sumber berubahan dan pembaharuan. kedepannya,
dengan kondisi yang serba tidak pasti, pemimpin harus mampu menciptakan
paradigma dan harus mampu mengikuti puncak perubahan sehingga tidak terombang-
ambing oleh perubahan tersebut.[2]
Kesimpulan
dari teori di atas
Kepemimpinan
merupakan upaya mempengaruhi orang-orang
untuk ikut dalam pencapai tujuan bersama.serta kepemimpina merupakan
pola hubungan antara individu yang
menggunakan wewenang dan pengaruhterhadap sekelompok agar bekerja sama –sama untuk mencapai tujuan
yang dikehendaki bersama.
Cirri –Ciri Kepemimpinan
Menurut
penulisciri-ciri pemimpin adalah untuk dapat memahami makna kepemimpinan, perlu
dilakukan indentifikasi sifat-sifat pemimpin. Kepemimpinan yang efektif
cenderung mempunyai kelebihan seperti kecerdasan, kedewasaan social, motivasi
diri, menujung tinggi dan martabat, memiliki pengaru yang luas, miliki pola
hubungan yang baik, mempunyai sifat-sifat khusu, memiliki kedudukan dan
jabatan, maupun berinteraksi dan mampu memperdayakan bawahan.
Ada
sepulu cirri utama yang mempunyai pengaruh terhadap kesuksesan kepemimpinan
dalam pemerintahan antara lain;
- Kecerdasan adalah untuk dapat ditingkat menjadi seorang pemimpin harus mempunyai tingka kecerdasan yang lebih tinggi dari atasan maupun bawahan.
- Kedewasaan sosial adalah pemimpin cenderung mempunyai emosi yang stabil dan dewasa, serta mempunyai kegiatan-kegiatan dan hubungan social yang luas.
- Motivasi diri dan dorongan berprestasi adalah pemimpin selalu mempunyai motivasi diri dan dorongan berprestasi yang tinggi.
- Menjunjung tinggi martabat adalah seorang pemimpin selalu menjunjung tinggiber dan akan mengakui harga diri serta martabat bawahannya atau mempunyai perhatian yang tinggi dan berorientasi kepada pegawai.
- Memiliki pengaruh yang kuat adalah seorang pemimpin biasanya Memiliki pengaruh yang kuat untuk menggerakkan orang lain atau bawahan agar dapat berusaha mencapai tujuan kelompok secara sukarela.
- Memiliki pola hubungan yang baik adalah seorang pemimpin yang sukses mampu menciptakan pola hubungan yang baik antara individu, dengan menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap sekelompok orang agar bekerja sama dalam mencapai tujuan yang dikehendaki persama.
- Memiliki sifat-sifat tertentu adalah seorang pemimpin sukses memiliki sifat-sifat khusus seperti ke beribadian baik, kemampuan tinggi dan kemauan keras, sehingga mampu menggerakkan bawahannya.
- Memiliki kedudukan atau jabatan adalah seorang pemimpin selalu Memiliki kedudukan atau jabatan dalam organisasi, baik oragisan institusi maupun no intitusi dan masyarakat karena kepemimpinan merupakan serangkaian kegiatan pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dari kedudukan, jabatan dan gaya atau perilakub pemimpin itu sendiri.
- Mampu berinteraksi adalah seorang pemimpin yang baik selalu berinterasksi secara baik dengan sesama pemimpin, bawahan, dan masyarakat yang dipimpinnya dalam situasi dan kondisi apapun, buru maupun menyenangkan.
- Mampu memberdayakan adalah seorang pemimpin yang sukses biasanya Mampu memberdayakan bawahan dan masyarakat yang dipimpin.`
Tugas pemimpin
Tugas pemimpin adalah
seorang pemimpin mempunyai tugas ,fungsi dan wewenangnya dengan memahami tugas
tersebut seorang pemimpin akan mudah melakukannya dengan baik.
Ada tiga tugas utama pemimpin
dalam organisasi adalah :
1. Memberikan arahan yang jelas adalah
seorang
pemimpin harus menujukkan segalah hal agar sesuatu tampakmenjadi jelas, mana
yang penting mana yang kurang penting mana yang utama, dan mana yang tidak mana yang perlu prioritas dan mana
yang boleh dibelakangannya.
2. mengawai
individu adalah tidak semua anggota kelompok memiliki persepsi sama, tidak
semua anggota kelompok memiliki ketaatankepatuhan atau semangat yang
sama.diantara anggota kelompok tentu ada yang mengalami deviasi negatif.
Individu semacam ini sering
mengekspresikan perilaku berupa penyimpangan-penyimpangan. Menghadapi hal ini,
tugas pemimpin adalah mengendalikannya.
3. Menjadi
jujur bicara adalah pemimpin mempunyai tugas untuk menyuarakan, menjadi corong,
atau menjadi juru bicara segalah hal
yang mencerminkan kebutuhan kelompok. Artinya seoran pemimpin fitur/ took
senteral , karena didalam harus mampu menyuarakan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sedangkan keluar seorang
pemimpin haru mampu mengiformasikan secara efektif segalah kelebihan
perusahaan/ organisasi kepada konsumen atau pengguna jasa.
Fungsi
kepemimpinan
Menurut
prof katz mengatakan
Fungsi
kepemimpinan merupakan suatu fungsi dan kecakapan kepemimpnan sebagai berikut
kecakapan yang mencolok dari kepemimpinan administrasi dapat dibedakan kedalam
tiga bagian yaitu; konsepsional, kemanusiaan, dan teknis.
Sedangkan menurut
penulis mengatakan:
fungsi kepemimpinan
merupakan suatu proses yang menciptakan
visi, misi,
strategi,
sasaran, tujuan
dan mempengaruhi sikap prilaku pengikut serta memahami
tugas, mengabil keputusan, merumuskan strategi, mengkoordinasikan, melakukan
hubungan baik, menciptakan suatu padangan, memberikan fasilitas kepada bawahan,
mengembangkan bawahan, menampung ide-ide, melakukan pembinaan secara rutin, sebagai
tempat pengaduan, melakukan pengawasan
dan memberi hadiah pada bawahan, serta membawa pengikutnya kepda sasaran
yang di inginkan sesuai target.
1. Memahami Tugas adalah seorang
pemimpin harus memahami tugas yang telah dipercayakan kepadanya.
2.
Mengabil Keputusan adalah seorang pemimpin dalam situasi yang tidak menentu harus mampu
mengambil keputusan secara cepat dan
tepat agar tidak menghambar
pelaksanaan tugas.
3. Merumuskan Strategi
adalah seorang pemimpin mempunyai kebijakan jangka pendek
, jangka menegah dan jangka panjang dalam organisasi pelalui perencanaan
pembagunan
4.
Melakukan Mengkoordinasikan adalah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan sampai evaluasi, agar
kegiatan dapat mencapai tujuan.
5. Melakukan Hubungan
Baik adalah unsur
manusia sangat menetukan kinerja pegawai disamping itu perlu hubungan baik dari
pemimpin dan bawahannya sehing menjadi tim yang dapat mencapai tujuan sesuai
target.
6.
Menciptakan Suatu Padangan adalah seorang pemimpin
mempunyai padangan kedepan melalui visi
dan misi strategi dan sasaran serta tujuan yang jelas untuk mengerakan
organisasi melalui perencanaan pelaksanaan pengordinasian, komunikasi,
mendorong serta tanggungjawab untuk
menciptakan padangan depan menciptakan perubahan secara merata untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan bersama.
7. Memberikan
Fasilitas Pada Bawahan adalah seorang
pemimpin melengkapai pasilitas kerja maupun kinerja mulai dari perlengapan dari
ITK, sampai dengan menyiapkan sember
daya manusia memiliki 4 CT: cepat tanggap,cepat temu, cepat tindak,dan cepat
tuntas. Untuk mewujudkan perubahan organisasi kearah yang lebih baik.
8.
Mengembangkan Bawahan adalah atasan maupun bawahan kinerja secara profesionalis dalam
melaksanakan tugas.
9. menampung ide-ide adalah gagasan bawahan sebagai bahan pengambilan
kebutusan.
10.
melakukan pembinaan secara rutin adalah suatu proses
pelaksanaan kinerja pagawai semaksimal mukin untuk mewujudkan keberhasilan
kinerja melalu evaluasi kinerja, penilaian, kinerja dan kualita serta kuantias
yang dimiliki melalui sumber daya manusia yang ada.
11.
Melakukan Pengawasan
adalah pegawasan secara rutin dalam pelaksanaan kinerja pegawai.
12. Memberi Hadiah adalah kinerja yang
sukses memperikan impalan, tetapi yang sala memri hukum.
Wewenang pemimpin
Wewenang pemimpi adalah usaha untuk mempengaruhi bawahan atau
rakyat yang dipimpinnya merupakan senergi keputusan pemimpin dan pendapat
bawahan. kewenangan pemimpin adalah mempunyai daya kekuatan, yakni yang
tersebar luas berwujud kesetiaan/ kesadaran anggota tujuan bersama organisasi
adalah kesetiaan dan kesadaran melaksanakan tujuan program. Ada 6 wewenang
kepemimpin dapat dibawah ini:
- Harus Mampu Membina Kerja Bawahan adalah seorang pemimpin harus mampu menciptakan kerja sama dengan bawahan atau masyarakatyang dipimpin dengan baik, tanpa mengunakan kekerasan, sehingga merasa bawahan nyaman dengan kepemimpinannya.
- Harus Mampu Menyelenggarakan Hubungan adalah seorang pemimpin harus menyelenggarakan hubungan harmunis diantara bawahan atau masyarakat dipimpin bersifat resmi sehingga tercipta keharmonisan organisasi dipimpinya.
- Menciptakan Prosedur Kerja adalah seorang pemimpin haru menciptakan prosedur kerja dan sistematis dan mudah dimengerti oleh bawahan, sehingga bawahan tidak bingung dalam menjalankan tugasnya.
- Mampu Membagi Tugas adalah seorang pemimpin harus membagi tugas dengan baik, sehingga tedak ada bekerjaan yang tidak kerjakan atau pekerjaan yang dikerjakan tumpang tindih.Pembagian tugas akan memudahkan bawahan melaksanakan tugas secara efektif dan efesien.
- Mendelegasikan Wewenang adalah seorang pemimpin mampu Mendelegasikan Wewenang pada bawahan karena tidak semua tugas harus ditangani sendiri.
- Bertanggung jawab secara ksatria adalah seorang seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas semua kewenangan yang ditugaskan padanya.
Tanggung
jawab pemimpin
Tanggung
jawab pemimpin adalah tanggungjawab pemimpin sangat berat, karena konsekuensi
jabatan yang diembannya. Segala resiko harus manjadi tanggungjawabseorang
pemimpin.
Pada
dasarnya tanggung jawab pemimpin mencakup hal-hal sebagai berikut;
- Menetukan tujuan yang realistis adalah sering kali terjadi, mengingat banyak nya anggota organisasi, banyak aspirasi yang perlu ditampung untuk menjadi alternative pilihan yang akan menjadi ketepatan tujuan bersama. Dalam hal ini tanggung jawab pemempin adalah memrikan argumentasi rasional dan realistis mengenai tujuan mana yang menjadi prioritas dan harus dicapai lebih dahulu cecara bersama.
- Melengkapi sumber daya adalah tenaga kerja dalam melaksanakan tugas tak mungkin mancapai tujuannya jika tidak mendukung sasarana –parasarana, dibutukannya, tanggung jawab seoprang pemimpin untuk mengadakan sarana-parasarana, serta pasilitas lain yang merupakan sumber daya kerja secara representatif.
- Mengkomunikasi semua anggota adalah seorang pemimpin memberikan Komunikasi yang baik terhadap aggota merupakan suatu motivasi, dimana kondisi seperti itu dapat mendorong perasaan untuk berpartisipasi, akan lebih banyak menarik perhatian terhadap pekerjaan dan komunikasi mengalir ke berbagai arah, ke atas, ke bawah, ke samping secara bersilang.
a. Komunikasi ke bawah disampaikan
pimpinan kepada bawahan dengan maksud untuk memberikan pengertian pemberian
petunjuk, pemberian perintah, pemberian teguran dan sebagainya. diberikan
secara tertulis, dengan menggunakan simbol-simbol, gambar, surat edaran,
pengumuman atau buku-buku pedoman pegawai, atau dapat juga diberikan secara
langsung dalam bentuk lisan.
b. Komunikasi ke atas diberikan oleh
para bawahan kepada pimpinan dengan maksud untuk memberikan laporan yang
diperlukan oleh pimpinan, atau berupa aspirasi dalam bentuk saran/masukan yang
positif bagi organisasi.
c. Komunikasi horizontal dilakukan
antar para pejabat yang mempunyai kedudukan yang sama, atau antar anggota
organisasi pada tingkat bawah. Komunikasi ini bertujuan untuk mempercepat arus
informasi, menyamakan persepsi atas informasi yang diberikan, meningkatkan
pemahaman, dan mengkoordinasikan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencapai
tujuan organisasi. Komunikasi silang dapat dilakukan melalui rapat terbatas.
4.
Memberikan
perangsang adalah seorang pemimpin mampu memotivasi dan membangitkan semagat , terutama
disaat para anggota mengalami kelesuan, lemah semangat, atau pada saat organisasi
mengalami peningkatan beban dan volume tugas. Pemimpin harus mempu menimbulkan
rasa optimism dan gairah kerja secara bersama.
5.
Menghilangkan
hambatan adalah
keberadaan pemimpin sekali-kali menimpulkan permasalahan, tetapi keberadaannya
justru harus memberikan harapan kepada semua anggota bahwa mereka akan bebas
dari kesulitan permasalahan. Seorang pemimpin mampu mengatasi hambatan melalui
evaluasi dan masukkan ide-ide dari anggota organisasi untuk mengatasi hambatan
secara bersama.
6.
Menilai
hasil kegiatan adalah
mengingat pemimpin harus tanggung jawab atas kinerja organisasi member menilai
secara baik untuk mewujudkan organisasi menjadi penilaian hasil kinerja
organisasi berperstasi tinggi.
Sifat
kepemimpinan

Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking